Routeros Mikrotik Tutorial - Management Bandwitdh Hotspot Login Mikrotik 1 ID User Login Shared Multi Client

Management bandwitdh ialah kunci utama untuk membagi bandwitdh internet, untuk dapat mengatur bandwitdh supaya maksimal kita wajib mengetahui trik-trik yang ada pada rule masing masing menu mikrotik. kali ini kita akan membahas management bandwitdh hotspot mikrotik biar mampu shared 1 user ID dipakai multi login.

Jika tidak ada perlakuan khusus terhadap management bandwitdh kita maka melaksanakan shared user id login ( multi login ) maka bandwitdh kita akan habis terpakai 1 user saja, pasalnya dalam satu login jikalau dikasih kecepatan 1MB, jikalau tidak ada setting lebih lanjut maka semua yang login dengan 1 user ID akan dikalikan besarnya kecepatan yang dikasih, contohnya menyerupai digambar :

BEFORE MANAGE MULTI LOGIN 

AFTER MANAGE MULTI LOGIN


Bahasan Sebelum Manage :
  • Dia akan menghabiskan bandwitdh total sebesar 1Mb x 4 user = 4 MB
  • Dia akan terlihat Dinamic ( Muncul Icon D ) dan menyerupai single ID
  • Tidak sesuai target management karna limitasi bocor ( Akan Memboroskan / Bikin Bangrut Bandwirdh) 
Bahasan Sesudah  Manage :
  • Dia akan menghabiskan bandwitdh total sesuai limitasi digambar atas,  yaitu : 2MB 
  • Dia akan terlihat Static dan termanage dengan Parrent Limit
  • Lebih rapi dan Hemat bandwitdh sesuai target aturan.
Untuk langkah-langkah setting lanjutnya ikuti gambar sebagai berikut dibawah :


Menu General : Shared sesuai cita-cita (Multi) , Dan Kosongkan Rate Limit.


Menu Script : input Sciprt sesuai gambar atau anda mampu gunakan Mode CLI dengan script dibawah
Kolom script yang saya kasih kolom hitam, create persis di simple queue ya gan ! ( "Hotspot VLAN") 

Mode CLI

/ip hotspot user profile
set [ find default=yes ] add-mac-cookie=no address-pool=hs-pool
add add-mac-cookie=no address-pool=hs-pool name=uprof1 on-login=":log isu (\"\
    Wellcome \$user (\$address)\")\r\
    \n:local simple [/queue simple add name=\$user target=\$address parent=\"H\
    otspot VLAN\" max-limit=384k/1M burst-limit=1M/2M burst-threshold=256k/768\
    k burst-time=10s/10s queue=pcq-upload-default/pcq-download-default total-q\
    ueue=default];" on-logout=":log isu (\"Goodbye \$user (\$address)\")\r\
    \n:local simple [/queue simple remove [/queue simple find name=\$user]];"
Copy - Paste di New Terminal 
Note : Untuk Mikrotik Versi 5 kebawah sesuaikan queue type nya , Dan jangan lupa head parent nya jangan lupa di create ya Gan ! biar child parent mampu masuk ke Limit Simple. dan mampu jalan rate limitnya. 
Selamat Mencoba dan mengcustome sendiri Php Script nya sesuai kebutuhan anda !


BACA JUGA : ARTIKEL TENTANG SETTING MIKROTIK DIBAWAH INI :

Comments